Selasa, 26 Maret 2013

Shodaqoh & Tahlil untuk Orang Mati


Apakah do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh itu pahalanya akan sampai kepada orang mati? Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut:
وَاَنْ لَيْسَ لِلْلاِءنْسنِ اِلاَّ مَاسَعَى
Dan tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan”. (QS An-Najm 53: 39)
Juga hadits Nabi MUhammad SAW:
اِذَامَاتَ ابْنُ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ
Apakah anak Adam mati, putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara; shadaqoh jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan, dan anak yang sholeh yang mendo’akan dia.
Mereka sepertinya, hanya secara letterlezk (harfiyah) memahami kedua dalil di atas, tanpa menghubungkan dengan dalil-dalil lain. Sehingga kesimpulan yang mereka ambil, do’a, bacaan Al-Qur’an, shadaqoh dan tahlil tidak berguna bagi orang mati. Pemahaman itu bertentangan dengan banyak ayat dan hadits Rasulullah SAW beberapa di antaranya :
وَالَّذِيْنَ جَاءُوْامِنْ بَعْدِ هِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَااغْفِرْلَنَا وَلاِءخْوَنِنَاالَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلاِءْيمن
Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman.” (QS Al-Hasyr 59: 10)
Dalam hal ini hubungan orang mu’min dengan orang mu’min tidak putus dari Dunia sampai Akherat.
وَاسْتَغْفِرْلِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنتِ
Dan mintalah engkau ampun (Muhammad) untuk dosamu dan dosa-dosa mu’min laki dan perempuan.” (QS Muhammad 47: 19)
سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِىَّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ اُمِى مَاتَتْ افَيَنْفَعُهَا اِنْ تَصَدَّقْتَ عَنْهَا ؟ قَالَ نَعَمْ
Bertanya seorang laki-laki kepada Nabi SAW; Ya Rasulullah sesungguhnya ibu saya telah mati, apakah berguna bagi saya, seandainya saua bersedekah untuknya? Rasulullah menjawab; yaa berguna untuk ibumu.” (HR Abu Dawud).
Dan masih banyak pula dalil-dalil yang memperkuat bahwa orang mati masih mendapat manfa’at do’a perbuatan orang lain. Ayat ke 39 Surat An-Najm di atas juga dapat diambil maksud, bahwa secara umum yang menjadi hak seseorang adalah apa yang ia kerjakan, sehingga seseorang tidak menyandarkan kepada perbuatan orang, tetapi tidak berarti menghilangkan perbuatan seseorang untuk orang lain.
Di dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27 dijelaskan bahwa ayat tersebut diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang musyrik, dan orang musyrik tadi berkata; “Kalau engkau kembali kepada agama kami dan memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akherat”.
Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah dikerjakan, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.
Dalam Tafsir ath-Thobari juga dijelaskan, dari sahabat ibnu Abbas; bahwa ayat tersebut telah di-mansukh atau digantikan hukumnya:
عَنِ ابْنِى عَبَّاسٍ: قَوْلُهُ تَعَالى وَأَنْ لَيْسَ لِلاِءنْسنِ اِلاَّ مَا سَعَى فَأَنْزَلَ اللهُ بَعْدَ هذَا: وَالَّذِيْنَ أَمَنُوْاوَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِيَتُهُمْ بِاِءْيمنٍ أَلْحَقْنَابِهِمْ ذُرِيَتَهُمْ فَأَدْخَلَ اللهُ الأَبْنَاءَ بِصَلاَحِ اْلابَاءِاْلجَنَّةَ
Dari sahabat Ibnu Abbas dalam firman Allah SWT Tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dikerjakan, kemudian Allah menurunkan ayat surat At-Thuur; 21. “dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan anak cucu mereka dengan mereka, maka Allah memasukkan anak kecil ke surga karena kebaikan orang tua.
Syaekhul Islam Al-Imam Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu’ Fatawa jilid 24, berkata: “Orang yang berkata bahwa do’a tidak sampai kepada orang mati dan perbuatan baik, pahalanya tidak sampai kepada orang mati,mereka itu ahli bid’ah, sebab para ulama’ telah sepakat bahwa mayyit mendapat manfa’at dari do’a dan amal shaleh orang yang hidup.

Selasa, 26 Februari 2013

Rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Kanzus Sholawat Cabang Kudus

Ribuan masyarakat Kecamatan Undaan   mengiringi kirab merah putih  yang diadakan Kanzus Sholawat Angudi Barokahe Gusti (ABG) cabang Kudus Ahad sore (24/2). Mereka yang terdiri dari siswa berbagai sekolah, organisasi masyarakat, dan komunitas lintas agama itu mengiringi kirab dengan menempuh perjalanan 2,5 kilometer mulai dari Balai Desa Undaan Tengah.
Kirab kebangsaan dalam rangka  peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berlangsung meriah. Ragam kebudayaan ditampilkan seperti pakaian adat nusantara, seni terbang papat, Barongan, reog ponorogo, barongsai dan marching band  dari MA NU Nahdlatul Muslimin Undaan dan  Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.
Nilai kebangsaan dan nasionalisme menjadi tema utama pelaksanaan peringatan maulid Nabi Muhammad oleh kanzus Sholawat. Tujuannya, untuk menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme di kalangan anak bangsa yang akhir-akhir ini semakin luntur.
“Melalui kirab kebangsaan ini dimaksudkan nilai-nilai dan semangat nasionalisme anak bangsa bisa tertanam  kembali,”ujarnya..
Nabi  Muhammad SAW  diturunkan sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta alam).Makanya dalam kirab menampilkan ragam budaya dari berbagai agama,suku dan etnis.
“Dari agama,suku maupun etnis apapun kita libatkan selama masih dalam bingkai NKRI.semboyan kegiatan ini adalah NKRI harga mati, bukan basa-basi,” kirab kebangsaan ini merupakan salah satu rangkaian  peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Kanzus sholawat Cabang Kudus ini  sejak 20 – 27 Februari. Kegiatan lainnya,  Bazar maulid (20-27/2), Pentas seni Budaya (20-25/2),dan Pentas malam pasihan bersama musik gambus Macica Solo (26/2).
“Puncak acaranya malam kamis (27/2) nanti  berupa pengajian umum yang bersama  Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dari Pekalongan,”
Kegiatan Maulid Nabi  Kanzus Sholawat Kudus di Desa Undaan Lor ini selalu menjadi perhatian dan hiburan  warga masyarakat kudus dan daerah lainnya.
“Setiap tahun acara semacam ini sudah rutin dan selalu dinanti masyarakat. Selain menghibur masyarakat terhibur juga ada tuntunannya terutama saat pengajian bersama ulama,kyai dan habaib

Minggu, 23 Desember 2012

SYI'IR PADANG BULAN - HABIB M. LUTHFI BIN YAHYA


اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ
عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ صَلاَةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ

 [Allohumma Sholli wa Sallim 'alaa sayyidinaa wa maulanaa Muhammadin] 2X
['Adada maa fii 'ilmillahi Sholatan daaimatan bidawaami mulkillaahi] 2X

[Padang bulan, padange koyo rino.
Rembulane sing ngawe-awe] 2X
Ngelengake, ojo turu sore.
[E... Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore] 2X

[Lamun wong tuwo, Lamun wong tuwo keliru mimpine
Ngalamat bakal, Ngalamat bakal getun mburine] 2X
Wong tuwo loro, kundur ing ngarso pengeran
[Anak putune, rame rame rebutan warisan] 2X

[Wong tuwa loro, ing njero kubur anyandang susah
Sebab mirsani, putera puterine ora ngibadah (dho pecah belah)] 2X
Kang den arep-arep, yoiku turune rahmat
[Jebul kang teka - Jebul kang teka, nambahi fitnah] 2X

[Iki dino, ojo lali lungo ngaji
Takon marang, Kyai Guru kang pinuji] 2X
Enggal siro, ora gampang kebujuk syetan
[Insya Alloh, kito menang lan kabegjan] 2X

[Jaman kepungkur, ono jaman jaman buntutan
Esuk-esuk, rame rame luru ramalan] 2X
Gambar kucing, dikira gambar macan
[Bengi diputer - bengi diputer, metu wong edan] 2X

[Kurang puas kurang puas, luru ramalan
Wong ora waras wong ora waras, dadi takonan] 2X
Kang ditakoni, ngguyu cekaka’an
[Jebul kang takon - jebul kang takon, wis ketularan] 2x

اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ
عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ صَلاَةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ

VIDEO SYI'IR "PADANG BULAN" 
BERSAMA HABIB LUTHFI BIN YAHYA



 ***
Untuk Audio MP3 bisa antum dengarkan lewat Player di bawah ini, 
Yang dilantunkan Oleh Jama'ah "Ahbaabul Musthofa" bersama Beliau Habib Syekh AA.
saat acara Pengajian Rutin Malam Kamisan di Ndalem Beliau.
Markas Besar Majelis "AHBAABUL MUSTHOFA" Solo.
 
 Rakse ... Ajiiib Abisss Pokok'e.






MAU DOWNLOAD ??? 

NIH... LINK FILE MP3 NYA, DIBAWAH INI:


DOWNLOAD
 
Semoga Bermanfa'at 
 
** SHOLLU 'ALAN NABI MUHAMMAD **